Website murah vs website benar: di mana bedanya?
Ada dua penawaran yang sering mampir ke meja pemilik bisnis: website Rp 500 ribu selesai tiga hari, dan website Rp 15 juta selesai dua bulan. Keduanya disebut "website perusahaan". Kenapa selisihnya bisa tiga puluh kali?
Jawabannya hampir tidak pernah soal jumlah halaman. Yang membedakan adalah apa yang terjadi setelah website itu terbit.
Yang biasanya tidak masuk di harga murah
Bukan berarti penawaran murah itu penipuan. Sering kali memang itu harga yang wajar untuk pekerjaan yang dilakukan. Masalahnya, ada beberapa hal yang secara alami tidak mungkin dikerjakan dalam harga tersebut:
- Penulisan naskah. Teks diserahkan ke Anda, atau diambil dari template. Padahal teks adalah 70% dari alasan orang mau menghubungi Anda.
- Optimasi kecepatan. Template gratis biasanya membawa puluhan skrip yang tidak Anda butuhkan. Hasilnya halaman berat.
- Pemeriksaan di perangkat nyata. Diuji di laptop developer, bukan di ponsel Android tiga tahun ke belakang yang dipakai calon pembeli Anda.
- Tanggung jawab setelah terbit. Ketika ada yang rusak bulan depan, apakah ada orang yang menjawab?
Yang biasanya berlebihan di harga tinggi
Di sisi lain, harga puluhan juta tidak otomatis berarti lebih baik. Yang sering Anda bayar sebenarnya adalah struktur organisasi: akun manager, direktur kreatif, tim QA, dan rapat mingguan. Untuk proyek skala kecil, sebagian dari itu tidak menambah nilai apa pun.
Pertanyaan yang lebih berguna bukan "berapa harganya", tapi "apa yang saya dapat setelah website ini terbit".
Cara membandingkan dua penawaran dengan adil
Minta tiga hal ini dari setiap calon penyedia, lalu bandingkan jawabannya berdampingan:
- Contoh website yang mereka buat lebih dari satu tahun lalu, dan tanyakan apakah masih dirawat.
- Skor kecepatan halaman contoh tersebut, diukur sendiri lewat alat uji publik — bukan tangkapan layar dari mereka.
- Nama dan kontak satu klien lama yang bersedia dihubungi.
Penyedia yang baik akan menjawab ketiganya tanpa ragu. Yang menghindar, biasanya punya alasan.
Kesimpulan yang tidak memuaskan
Tidak ada angka ajaib. Ada proyek yang memang cukup Rp 500 ribu karena kebutuhannya benar-benar sederhana. Ada juga yang wajar Rp 20 juta karena melibatkan integrasi sistem dan ratusan halaman.
Yang keliru adalah membeli murah untuk kebutuhan yang rumit, atau membeli mahal untuk kebutuhan yang sederhana. Tugas Anda sebelum menghubungi siapa pun adalah menuliskan, dalam satu paragraf, apa yang harus dicapai website itu. Dari situ, penawaran mana yang masuk akal akan terlihat jelas.
Butuh bantuan menerapkan ini?
Kami bisa memeriksa website Anda dan menunjukkan bagian mana yang paling perlu diperbaiki — tanpa biaya.
Minta Pemeriksaan Gratis